Kuman tidak Kasatmata tapi Berbahaya


Penulis: Fathurrozak Jek/M-1 - 15 April 2018, 04:40 WIB
MI/Duta
MI/Duta

Sobat Medi pernah melihat, pakai atau justru membawa dalam tas, botol berisi cairan yang bisa kita semprotkan atau oleskan dan gosokkan pada tangan sebelum makan?

Tahukah kamu, cairan itu dinamakan desinfektan yang dipercaya bisa membasmi sebagian besar kuman. Apa sih kuman itu, lalu apa bedanya dengan bakteri atau virus?

Jangan salah paham ya, kuman adalah organisme mikroskopis atau tak bisa dilihat dengan mata telanjang, yang bisa menyebabkan penyakit dan infeksi bila mereka masuk ke dalam tubuh.

Berikut ini beberapa jenis kuman.

- Bakteri, contohnya salmonela yang bisa meracuni makanan.

- Virus, misalnya, Rhinovirus penyebab demam.

- Fungi atau jamur, seperti Trichophyton penyebab kaki berjamur

- Parasit, yaitu Giaridia intestinalis penyebab diare.

Disinfektan mengandung bahan kimia atau pengaruh fisika untuk mencegah terjadinya infeksi atau pencemaran jasad renik seperti bakteri dan virus, juga untuk membunuh atau menurunkan jumlah mikroorganisme atau kuman penyakit lainnya.

Disinfektan bukan cuma sangat penting bagi rumah sakit dan klinik yang setiap hari menangani pasien yang membawa kuman, tapi juga dalam kehidupan sehari-hari, termasuk buat anak-anak seperti kita lo!

Proses panjang meneliti

Medi berjumpa dengan Pak Shigetoshi Okada, General Manager Vires Seven, produk desinfektan asal Jepang yang kini dipasarkan di Indonesia. Pak Okada, dengan pemaparannya dalam bahasa Jepang, dibantu penerjemah mengungkapkan, di Jepang desinfektan biasa digunakan di rumah, terutama untuk membersihkan kuman dari binatang peliharaan, sepatu yang telah kita gunakan atau gagang telepon. Selain itu, para ibu menggunakannya untuk lemari pendingin atau talenan yang digunakan untuk memotong-motong ikan atau sayur. "Ada benda-benda yang besar yang tidak bisa dibersihkan dengan sabun sehingga penyemprotan desinfektan akan menghilangkan kuman yang bisa menyebar melalui tangan manusia, yaitu dari tangan yang menyentuh benda-benda kotor atau melalui udara, debu serta cairan yang dikeluarkan melalui mulut dan hidung manusia maupun binatang," ujar Pak Okada yang menggunakan asam lemah hipoklorit sebagai senjata membasmi kuman.

Penemuan formula ini tentunya didasari riset untuk membuktikan khasiat dan kecepatan kerjanya karena lazimnya desinfektan ini digunakan sebelum makan untuk membersihkan tangan. Selain itu, memastikan kandungannya justru tak beracun dan berdampak negatif buat kita. Wow, jadi butuh proses panjang ya untuk meneliti, menghasilkan produk, dan akhirnya memberikan manfaat.

BERITA TERKAIT