Penanganan Citarum Jadi Tema Debat


Penulis: MI - 11 April 2018, 08:39 WIB
MI/M Taufan SP Bustan
MI/M Taufan SP Bustan

KOMISI Pemilihan Umum (KPU) akan menggelar debat pilkada Bandung Barat pada hari ini di Mason Pine Hotel, Kotabaru Padalarang, Jawa Barat. Ketua KPU Bandung Barat, Iing ­Nurdin, mengungkapkan acara debat rencananya dilaksanakan sebanyak tiga kali dan pada debat pertama ini akan mengusung isu lingkungan dan kebencanaan.

“Bandung Barat kan wilayahnya rawan bencana sehingga visi-misi pembangunannya mesti berkaitan dengan lingkungan. Kami juga ingin dalam debat nanti, setiap paslon bisa memberikan solusi terkait dengan penanganan Citarum,” ucap Iing, kemarin.

Diungkapkan dalam teknis debat paslon nanti, salah satunya diadakan segmen khusus debat antarcalon wakil bupati.

Hal itu bertujuan agar masyarakat juga mengetahui kapasitas para calon wakil kepala daerah itu. Selain lingkungan, tema yang diangkat lainnya ialah soal pembangunan, kesejahteraan, perekonomian, kesehatan, pendidikan, kependudukan, dan transportasi.

Untuk menjaga acara debat berjalan tertib, pihak KPU akan membatasi massa dari tiga pendukung paslon yang dibolehkan masuk ke ruangan hanya 100 orang per paslon sebab pihak KPU juga akan menyiarkan secara langsung debat ini melalui stasiun TV lokal mulai pukul 16.00 WIB.

“Untuk yang tidak bisa masuk ke ruangan, kita juga menyiapkan layar lebar di luar gedung tempat berlangsungnya acara,”

Acara debat diharapkan dapat meningkatkan tingkat partisipasi pemilih di Pilkada Bandung Barat. Sebab, salah satu lembaga survei menyebutkan jika sosialisasi pilkada masih di bawah 60 persen.

Acara debat kandidat serupa juga dikemukakan Ketua KPU Pamekasan, Jawa Timur, Moh Hamzah bahwa materi debat nantinya tentang program yang akan dilaksanakan pasangan calon kepala daerah apabila terpilih.

Misalnya, upaya meningkatkan kesejahteraan mas­yarakat, memajukan perekonomian, menekan angka kemiskinan, dan menciptakan lapangan pekerjaan untuk mengurangi pengangguran.

“Debat ini salah satu agenda kegiatan untuk menyosialisasikan sekaligus menekan angka golput di Pamekasan pada Pilkada 2018 ini,” ujarnya.

Jenis kegiatan lain yang telah dilakukan KPU Pamekasan dalam menekan angka golput ialah melakukan sosialisasi melalui seni budaya, jalan-jalan sehat (JJS) Pilkada Damai 2018.

Di Pamekasan ada dua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati yang akan bersaing memperebutkan dukungan massa.

Kedua pasangan itu ialah Barut Tamam-Raja’e (Berbaur) dengan nomor urut 1 dan Kholilurrahman-Fathor Rohman (Kholifah) dengan nomor urut 2. (DG/Ant/N-1)

BERITA TERKAIT