Mendagri Minta Plt Gubernur Sulsel Jaga Netralitas


Penulis: Lina Herlina - 09 April 2018, 14:03 WIB
img
ANTARA/ROSA PANGGABEAN

MENTERI Dalam Negeri Tjahjo Kumolo melantik Dirjen Otonomi Daerah Soni Sumarsono sebagai penjabat Gubernur Sulawesi Selatan, Senin (9/4), menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang berakhir masa jabatannya pada 8 April 2018.

Soni akan menjabat di Sulsel selama enam bulan ke depan. Dia mengisi transisi jelang dilantiknya gubernur terpilih pada Pilkada Serentak putaran ketiga 2018 ini.

Tjahjo Kumolo menjelaskan, di Sulsel tersebut, merupakan tugas ketiga Soni sebagai pejabat gubernur, setelah aebelumnya menjabat di Sulawesi Utara pada 2016 dan DKI Jakarta pada 2017.

Ia pun berharap pengalaman Soni bisa menjadi modal memimpin Sulsel di masa transisi. Soni diminta menjaga situasi di daerah tetap kondusif selama Pilkada, sembari memastikan roda pemerintahan berjalan normal.

"Saya harap agar melanjutkan program gubernur sebelumnya yang telah berhasil. Dan yang tidak kalah penting, harus menjaga netralitas termasuk bagi para ASN (Aparatur Sipil Negara) di momen pilkada," kata Tjahjo usai pelantikan.

Tjahjo menekankan agar Soni segera berkoordinasi dengan semua elemen agar menjamin jalannya roda pemerintahan. Antara lain dengan DPRD, KPU, Panwas, Kepolisian dan TNI, tokoh masyarakat, hingga perguruan tinggi.

"Pemerintah daerah bukan hanya gubernur sampai kepala desa. Saya yakin pak Soni yang cukup lama jadi Dirjen, mampu membangun sinergi, koordinasi dan komunikasi dengan lembaga yang ada," ujar Soni.

Pada kesempatan itu Tjahjo juga mengungkapkan terima kasih atas pengabdian Syahrul dan Agus selama sepuluh tahun memimpin Sulsel. Keduanya disebut telah banyak berperan atas kemajuan daerah selama menjabat.

"Karena itu saya meminta kepada penjabat gubernur agar melanjutkan program-program yang telah berhasil," Tjahjo melanjutkan.

Soni pun penyambut dengan baik. Menurutnya, melanjutkan kepemimpinan Syahrul-Agus bukan hal yang mudah. Karena sudah banyak keberhasilan yang diraihnya selama memimpin Sulsel 10 tahun.

"Menjaga momentum keberhasilan Sulsel itu tidak mudah, sehingga butuh komitmen seluruh OPD, harus profesional, dan tidak menghendaki ada OPD atau ASN yang tidak netral, khusunya dalam pilkada," tegas Soni. (OL-5)

BERITA TERKAIT