Calon Kepala Daerah Harus Jalankan SDGs


Penulis: MI - 05 April 2018, 09:17 WIB
Dok.MI/Arya Manggala
Dok.MI/Arya Manggala

PARA calon kepala daerah yang akan bertarung pada Pemilu 2018 harus memiliki visi-misi pembangunan yang sejalan dengan target pembangunan berkelanjutan (SDGs). Hal itu sangat penting agar jalannya pemerintahan ke depan mampu memberi dampak positif yang besar terhadap perbaikan di masyarakat.

“Para kandidat harus menyatukan visi-misi pembangunan daerah dengan rencana pemerintah jangka menengah dan jangka panjang nasional yang di dalamnya sesuai dengan target SDGs. Saat ini masih terdapat pemerintah daerah yang tidak konsisten dalam meraih target SDGs karena program pembangunannya tidak sejalan dengan program nasional,” ungkap Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro di Universitas Padjadjaran, Bandung, Jawa Barat, kemarin (Rabu, 4/4/2018).

Dalam kuliah umum bertajuk Tantangan dan Strategi SDGs di Indonesia, Bambang menyatakan seharusnya rencana aksi pemerintah daerah harus sinkron dengan target pembangunan nasional yang sesuai dengan SDGs. Oleh karena itu, pemerintah pusat berupaya melakukan sin­kronisasi terkait dengan capaian target pembangunan sekaligus untuk mengejar target SDGs.

“Secara nasional, kita sudah memiliki road map. Targetnya semua pemerintah daerah juga sudah menyelesaikan road map-nya. Juli ini sudah harus dise­rahkan,” tambahnya.

SDGs, lanjut Menteri, merupakan komitmen global hingga 2030 dalam mewujudkan kehidupan warga dunia yang lebih baik. Pemerintah di seluruh dunia sepakat menjadikan hal itu sebagai acuan dalam menjalankan pembangunan.

Ia mengakui hal itu sebagai sesuatu yang ambisius jika melihat dari target yang ditetapkan. Namun, platform itu bisa dipakai semua pihak dan merupakan kemajuan yang luar biasa.

Dalam SDGs terdapat beberapa aspek yang tidak tercantum dalam MDGs, seperti perbaikan lingkungan dan keadilan. “Pemerintah pusat sangat serius dalam mencapai target SDGs. Sebanyak 169 indikatornya sudah disinkronisasi ke dalam rencana pembangunan jangka menengah nasional hingga 2024.

“Pemerintah di bawah arah­an Presiden Joko Widodo sangat serius agar target SDGs tercapai,” tandas Bambang. (BY/N-2)

BERITA TERKAIT