Make A Wish KPK di Akhir Tahun


Penulis: Dero Iqbal Mahendra - 31 December 2017, 23:58 WIB
ANTARA/Hafidz Mubarak A
ANTARA/Hafidz Mubarak A

TIDAK terasa sejak pertama kali dibentuk, lembaga antirasuah sudah berjalan hingga 14 tahun. Meski belum sempurna, lembaga tersebut terus berupaya memerangi permasalahan yang menjadi salah satu penyebab jatuhnya rezim pemerintahan di Indonesia.

Meski begitu Wakil Pimpinan KPK Laode M Syarief menilai lembaganya tidak akan memiliki umur yang panjang, bila tak adanya dukungan besar dari masyarakat.

"KPK beroperasi pada 29 Desember 2003 dengan penandatanganan Keppres para pimpinan KPK jilid 1. Karena itu kami sangat berterima kasih atas dukungan dan kepercayaan masyarakat selama ini kepada KPK," ujar Laode di Gedung KPK Jakarta, beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan di 2017 pihaknya telah banyak melakukan berbagai hal, termasuk berupaya menyelesaikan sejumlah kasus besar seperti KTP-e dan juga kasus terkait BLBI. Pada tahun ini KPK juga telah melakukan operasi tangkap tangan terbanyak dengan 19 penangkapan.

Dalam suasana menjelang pergantian tahun, Laode mengutarakan pihaknya berharap di tahun depan lembaganya bisa menjadi lebih baik lagi dalam upaya menekan korupsi di Indonesia. Oleh sebab itu ia meminta kepada seluruh rakyat Indonesia untuk terus mendukung pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Saya mengucapkan selamat tahun baru kepada seluruh rakyat Indonesia, semoga kita lebih baik lagi ke depannya," papar Laode.

Namun terlepas dari berbagai prestasi yang dilakukan KPK, ia mengaku prihatin dengan masih belum sembuhnya penyidik senior KPK Novel Baswedan. Laode berharap Novel segera sembuh ke depannya.

Dalam kesempatan yang sama Aulia, salah seorang perwakilan dari wadah pegawai KPK juga mengucapkan terima kasih atas segala dukungan kepada KPK. Ia menyadari bahwa ke depannya tugas KPK akan jauh lebih berat dan akan semakin menantang. Ia berharap dukungan terus dari masyarakat untuk pemberantasan korupsi.

"Semakin ke depan kerja KPK semakin berat, sehingga meminta kepada presiden untuk segera menuntaskan kasus penyerangan kepada Novel. Sebab hal tersebut bisa juga terjadi kepada para pimpinan KPK atau pegawai KPK lainnya," ujar Aulia.

Lebih lanjut Laode menyampaikan, dalam merayakan hari jadinya para pegawai KPK mengadakan pertandingan olah raga antar unit dan kegiatan seni. Laode berkelakar bahwa hal tersebut dilakukan agar dapat mencari bakat terpendam dari para pegawai KPK.

Sedangkan untuk para awak media dan masyarakat, sejumlah pegawai KPK membagikan sejumlah bunga dengan diselipkan pesan untuk mendukung pemberantasan korupsi dan ucapan terima kasih atas dukungan selama ini.

Di pelataran gedung KPK memang terlihat sejumlah karangan bunga yang dikirim sejumlah pihak dalam merayakan ulang tahun dari lembaga tersebut.

Dalam kesempatan tersebut Pelaksana Harian (Plh) Kepala Biro Humas KPK Yuyuk Andriati menjelaskan dalam kaitan perayaan tahun baru 2018, jadwal kunjungan keluarga dan kerabat di Rumah Tahanan KPK akan diliburkan pada Senin (1/1).

Umumnya jadwal kunjungan yang diberikan kepada keuarga maupun kerabat untuk menjenguk tahanan, jatuh pada Senin dan Kamis mulai pukul 10.00 WIB hingga pukul 12.00 WIB. Namun untuk kali ini jadwal tersebut digeser menjadi Selasa (2/1).

Begitu juga untuk jadwal kuasa hukum yang dapat melakukan konsultasi kepada kliennya tetap pada hari kerja. Namun untuk awal tahun juga dimulai pada Selasa. Jadwal kunjungan kuasa hukum sebagai mana umumnya dibuka dari pukul 08.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB. (OL-4)

BERITA TERKAIT