Tanggap Darurat Pakai Dana tak Terduga


Penulis: LD/AD/YH/DG/N-1 - 19 December 2017, 10:55 WIB
img
MI/LILIEK DHARMAWAN

WAKIL Wali Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Muhamad Yusuf, memimpin penggalangan dana untuk korban gempa di lingkungan aparatur sipil negara (ASN). Sebabnya, pemerintah kota (pemkot) tidak memiliki dana memadai selama masa tanggap darurat.

"Bantuan tanggap darurat sekarang bersumber dari dana dana tak terduga (DTT) senilai Rp2 miliar. Pemkot Tasikmalaya tidak memiliki anggaran besar. Dana dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hanya Rp250 juta," ujar Yusuf, kemarin.

Penggalangan dana dilakukan secara mendadak seusai upacara peringatan HUT ke-46 Korpri di Tasikmalaya, kemarin. Dari penggalangan dana yang berlangsung sekitar 10 menit itu, terkumpul Rp4,3 juta.

"Penggalangan dana akan berlanjut karena tanggap darurat berlangsung hingga Kamis (22/7/)," kata dia.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jabar mencatat sembilan kabupaten/kota di Jabar terkena dampak gempa bumi berkekuatan 6,9 Skala Richter yang berpusat di barat daya Tasikmalaya, Jumat (15/12) malam.

Kepala Pelaksana BPBD Jabar Dicky Saromi memaparkan sembilan daerah itu ialah Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Bandung, Kabupaten Garut, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis, Kabupaten Pangandaran, Kota Tasikmalaya, dan Kota Banjar.

Sementara itu, Kepala Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho memaparkan gempa itu telah menewaskan empat orang dan merusak 2.935 rumah penduduk.

"Selain itu, terdapat kerusakan 46 sekolah/madrasah, 38 tempat ibadah, 9 kantor, dan 4 rumah sakit dan puskesmas," kata Sutopo.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap Tri Komara Sidhy menjelaskan, gempa yang terasa di Cilacap, Jawa Tengah, juga menyebabkan kerugian sekitar Rp6,61 miliar.

Nilai kerugian, jelas dia, berdasarkan kerusakan rumah warga dan fasilitas umum yang tersebar di 80 desa di 20 kecamatan.

"Rumah yang roboh tercatat 71 unit, rusak berat 133 unit, rusak sedang (94), serta rusak ringan (370), dan ada 110 keluarga atau 365 jiwa yang mengungsi ke rumah saudara karena rumah mereka roboh," jelas Tri Komara.

echo $details;
BERITA TERKAIT