| Home | 20-05-2012 |
JAKARTA--MICOM: Angelina Sondakh dan Sudewo resmi diberhentikan dari kepengurusan Partai Demokrat. Khusus bagi Sekretaris Divisi Pembinaan Organisasi DPP Partai Demokrat Sudewo, pemecatan dirinya diduga karena adanya politik uang.
Sudewo mengatakan bahwa sampai saat ini dirinya belum menerima SK penonaktifan dirinya sebagai pengurus di DPP Demokrat, sehingga belum tahu apa alasan pemecatannya.
"Saya belum pernah terima SK, jadi saya belum tahu alasannya. Awal Desember 2011 saya pernah dipanggil DK, kalau dipanggil dan diberitahu SK saya belum pernah," papar Sudewo di Jakarta, Sabtu (25/2).
Sudewo menyatakan bahwa dirinya telah melakukan yang terbaik dan memberikan contoh bahwa Musda dan Muscab mampu menghasilan sosok Gubernur Jawa Timur Sukarwo yang merupakan hasil kerja sama dalam Musda dan Muscab PD. Dengan kondisi seperti ini dirinya masih terus mempertanyakan alasan pemecatannya.
"Ibarat tidak ada angin tidak ada mendung tiba-tiba keluar keputusan. Saya akan bertanya sama DPP mengapa seperti itu," keluhnya.
Sudewo berpikir bahwa keputusan ini hanyalah langkah yang bijaksana untuk penyegaran partai, dan yakin tidak ada motif apapun dalam pemecatannya, "tapi saya belum konfirmasi," singkatnya di akhir pembicaraan.
Saat dikonfirmasi kepada Sekretaris Dewan Kehormatan (DK) TB Silalahi menjelaskan bahwa anggota Komisi V tersebut diberhentikan dari DPP untuk lebih berkonsentrasi di DPR. Menurut penilaian Silalahi, Sudewo terlalu sibuk mengurusi tugas di Musda dan Muscab PD.
"Sudewo diberhentikan dari jabatan di DPP agar bisa konsentrasi di DPR. Selama ini habis waktunya untuk ngurusi Musda, Muscab dan lain-lain, tugas di DPR itu sangat penting," tulisnya lewat pesan singkat. (HZ/OL-9)
+ Back to Top