| Home | 20-05-2012 |
JAKARTA--MICOM: Pembelian pesawat kepresidenan jenis Boeing 737-800 business jet 2 (BJ 2) sesuai dengan kebutuhan. Hal itu dikatakan Juru Bicara Kepresidenan Julian Aldirn Pasha.
"Pertimbangan untuk pembelian pesawat kepresidenan itu telah didasarkan pada apa yang menjadi pertimbangan," ujarnya ketika dihubungi dari Jakarta, Jumat (24/2).
Ia menyatakan pertimbangan tersebut diantaranya keamanan, informasi, teknologi, komunikasi dan sebagainya. Kebutuhan ini sudah dimasukkan ke dalam pesawat kepresidenan.
Pembelian ini juga dilakukan demi efisiensi anggaran. Selama ini Presiden dan Wakil Presiden melakukan perjalanan udara ke luar kota dan luar negeri menggunakan pesawat sewa Garuda Indonesia.
Hal itu dinilai menghabiskan anggaran negara yang sangat besar karena keharusan membayar sewa pesawat yang tinggi dan terus naik setiap tahunnya. Kepemilikan pesawat ini justru akan menghemat pengeluaran biaya kunjungan presiden. Apalagi pesawat ini mampu bertahan hingga 35 tahun.
"Pesawat kepresidenan nanti jika sudah dioperasikan, lifetime-nya bisa bertahan sampai 35 tahun, mungkin dari pihak pembuat menjamin sampai 25 tahun," jelasnya.
Pembelian pesawat ini sudah dilakukan transaksi jual-beli dengan perusahaan pesawat di Seattle, amerika Serikat. Pesawat telah dipesan dan akan tiba di Jakarta pada Agustus 2013. (Yoi/OL-04)
+ Back to Top