| Home | 20-05-2012 |
JAKARTA--MICOM: Langkah DPP Partai Demokrat menonaktifkan Angelina Sondakh atau yang akrab disapa Angie sebagai kader partai dinilai secara otomatis akan mengakhiri karier politik tersangka kasus korupsi wisma atlet ini.
"Karier politik Angie tamat. Sesederhana itu. Tidak perlu dianilisis lebih mendalam," kata pengamat politik Charta Politika Yunarto Wijaya saat dihubungi di Jakarta, Jumat (24/2).
Meski begitu, menurut Yunarto, dipecatnya Angie sebagai pengurus partai tidak serta merta mengakhiri kegaduhan di internal partai binaan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono itu.
"Angie bukan episentrum (pusat) dari keriuhan yang selama ini melanda Partai Demokrat. Angie hanya bagian kecil dari konflik yang melanda partai ini akibat masih adanya residu konflik yang tersisa pascakongres Demokrat di Bandung. Masih ada kubu-kubu yang bertarung demi kekuasaan di partai ini," katanya.
Ditambahkan Yunarto, Angie juga bukan satu-satunya orang yang dapat dijadikan kunci membongkar dugaan adanya politik uang pada kongres Partai Demokrat tersebut. (OL-11)
+ Back to Top