Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 20-05-2012

Pemerasan terhadap Tukang Ojek Picu Rusuh di Jayawijaya

Kamis, 23 Februari 2012 14:37 WIB

JAKARTA--MICOM: Penyerangan pos polisi Sinakma, Jayawijaya, Papua, Rabu (22/2) yang menewaskan satu orang dan melukai beberapa orang lainnya termasuk Wakil Bupati Jayawijaya dipicu masalah pemerasan dan pemukulan terhadap tukang ojek.

Hal ini diungkapkan Kepala Divisi Humas Mabes Polri Irjen Saud Usman Nasution, Kamis (23/2). Menurutnya, ratusan teman tukang ojek yang menjadi korban pemerasan dan pemukulan mendatangani pos polisi Sinakma karena mendengar kabar pelaku telah tertangkap.

"Kejadiannya pada Rabu (22/2) pukul 17.00 WIT. Sekitar 200 orang lebih datang ke pos polisi mencari pelaku. Oleh petugas di sana, sudah disampaikan pelaku belum diketahui bahkan diminta tolong kepada masyarakat untuk memberitahukan ciri-cirinya atau membantu dalam rangka mencari pelakunya," tutur Saud.

Akan tetapi, massa tidak bisa menerima dan berteriak agar polisi jangan menyembunyikan si pemeras. "Ya, jangan-jangan polisi yang sembunyikan," ucap Saud menirukan teriakan massa.

Tak lama kemudian terdengar teriakan, "Serang polisi!" Massa pun menyerang petugas yang ada di pos polisi.

Kekuatan yang tak berimbang membuat petugas pospol kewalahan. Mereka pun meminta bantuan ke Polres Jayawijaya. Bantuan dari polres datang pukul 15.45 WIT.

Petugas mencoba mengendalikan suasana. Namun, emosi massa tidak bisa diredam dan bahkan kekuatan massa bertambah.

ekitar pukul 16.00 WIT, Bupati Jayawijaya, Jhon Wempy Wetipo beserta istri Yakoba Lokbere mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), sekaligus menenangkan massa.  Tak lama muncul Wakil Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua, beserta tiga ajudannya.

Mereka juga membantu tangani massa. Akan tetapi pada saat wabup dan ajudan datang, massa tiba-tiba menyerangnya.

Akibatnya, ajudan wabup yang juga anggota intel Korem 172 PWY Jayapura, Serma Bambang Satrio, tewas akibat luka tusuk pada bagian dagu, luka bacok pada bagian pinggang sebelah kanan, luka bacok pada pergelangan tangan sebelah kanan dan luka bacok pada betis sebelah kanan.

Wabup Jayawijaya juga mengalami luka panah pada bagian pinggung sebelah kanan. Sementara dua ajudannya yang lain Sertu Yoga (anggota Intel Korem 172 PWY Jayapura) mengalami luka memar pada bagian muka akibat lemparan batu, dan Serda Andik (anggota Intel Korem 172 PWY Jayapura) mengalami luka memar pada bagian kepala belakang akibat lemparan batu serta luka memar pada bagian punggung. Selain itu, enam anggota polisi terluka. (Bob/OL-04)





Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com