| Home | 21-05-2012 |
KUPANG--MICOM: Petani di Desa Nunmafo, Kecamatan Amabi Oefeto Timur, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) mulai musim tanam 2012 mengembangkan padi varietas baru yang khusus untuk ladang.
Varietas yang dikembangkan tersebut yakni Tawuti, Inpago 4, Inpago 5, Inpago 6, Batang Gadis, larantuka. Kepala Desa Nunmafo Maksen Abraham Bonat mengatakan benih padi tersebut diserahkan oleh Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Naibobat, Kupang.
"Kami sudah siapkan 30 hektare lahan untuk persiapan pengembangan padi varietas baru," kata Maksen, Rabu (8/2).
Ia mengatakan benih diserahkan kepada Kelompok Tani Wanita Nekemese masih dalam tahap uji coba. Jika produktivitasnya tinggi, baru akan dikembangkan secara luas oleh kelompok tani lainnya.
Benih yang dikembangkan itu menurut Maksen, tahan terhadap hama dan tidak membutuhkan banyak air seperti padi jenis lainnya. "Karena itu benih dikembangkan di ladang," katanya.
Hasil ujo coba benih ini baru akan diketahui pada musim panen Maret mendatang. Akan tetapi jika di antara benih ada yang tidak cocok, tidak akan dikembangkan lagi.
Hanya benih yang cocok dengan tanah, tahan hama, dan tidak membutuhkan banyak air yang akan dikembangkan di ladang. Selanjutnya benih yang tidak cocok, pengembangannya dilakukan di persawahan yang memiliki banyak air. (PO/OL-04)
+ Back to Top