| Home | 21-05-2012 |
BALIKPAPAN--MICOM: Meningkatnya permintaan pepaya mini dari Jawa, membuat para petani Balikpapan, Kalimantan Timur beralih menanam pepaya jenis ini.
Warno, pengurus Kelompok Tani Lamaru Bangun Bersama Lamaru, menjelaskan, dalam sehari, panenan papaya mini di Balikpapan bisa mencapai 2 ton.
"Semua langsung dibeli pedagang. Mereka kemudian memasok ke hotel, katering, restoran, atau perusahaan-perusahaan di luar Balikpapan," katanya, Rabu (8/2).
Rafan, petani lain dari Teritip, Balikpapan Timur mengatakan dirinya bersama lima petani lain beralih menanam pepaya mini sejak 9 bulan lalu karena untungnya lebih besar. Sebelumnya mereka menanam berbagai jenis sayur sayuran.
Pepaya mini diminati karena ukurannya kecil, hanya segenggaman tangan. Beratnya pun 200-500 gram, cocok jika untuk satu porsi. Ukuran menjadi daya tarik papaya mini dibanding papaya biasa yang beratnya bisa 3-5 kg.
Harga pepaya mini Rp5.500 per kg, sedangkan harga pepaya biasa Rp3.000 per kg. "Sangat menguntungkan, karena langsung dibeli dtempat. Banyak yang cari," ujarnya. (SY/OL-04)
+ Back to Top