| Home | 21-05-2012 |
JAKARTA--MICOM: Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) Muliaman Hadad mengaku belum menerima laporan Yawadwipa Companies terkait pembelian PT Bank Mutiara Tbk.
"Belum masuk, saya belum tahu perkembangannya," ungkap Muliaman di Jakarta, Rabu (8/2).
Muliaman juga menyampaikan dirinya belum bisa memastikan Yawadwipa merupakan perusahaan terpercaya atau tidak, termasuk profil pemiliknya. "Belum tahu saya, belum dapat data baru," ujarnya.
Sebelumnya Yawadwipa tertarik membeli Bank Mutiara yang sebelumnya bernama Bank Century senilai Rp6,75 triliun.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) yang menguasai 99,996% saham Bank Mutiara melalui bailout senilai Rp6,7 triliun berencana menjual Bank Century dalam jangka waktu sampai 3-5 tahun mendatang. (ML/OL-9)
+ Back to Top