| Home | 21-05-2012 |
BOGOR--MICOM: Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Trans-Pakuan akan segera melakukan sosialisasi rencana pengoperasian jalur baru bus Trans-Pakuan yang akan melayani rute Terminal Bubulak, Jalan Juanda, hingga Cidangiang Baranangsiang.
"Dalam sosialisasi ini kita akan melibatkan Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) dan Organisasi pengusaha angkutan darat (Organda) Kota Bogor," kata Direktur Operasional Perusahaan Daerah Jasa Transportasi (PDJT) Tri Handoyo S di Bogor, Jawa Barat, Selasa (7/2).
Tri menyebutkan tahap awal sosialisasi akan dilakukan kepada para pengusaha dan supir angkutan kota (angkot) yang selama ini melayani penumpang di rute tersebut.
Dalam sosialisasi tersebut, kata Tri pihaknya akan memaparkan layanan yang akan dilakukan oleh Trans-Pakuan. Dikatakannya, pengoperasian jalur baru Trans Pakuan yakni Jalur Tengah yang melayani rute Terminal Bubulak-Jalan Juanda hingga Cidangiang
Baranangsiang, adalah sebagai salah satu langkah untuk memenuhi rekomendasi DPRD Kota Bogor yang menginginkan agar bus yang dikelola Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) itu melintas jalur tengah yakni Jalan Juanda.
"Sesuai dengan isi rekomendasi DPRD, diharapkan rencana itu bisa terwujud tahun ini. Penerapan jalur baru ini juga untuk meningkatkan layanan angkutan umum masal kepada masyarakat. Pada prinsipnya keinginan DPRD adalah keinginan masyarakat Kota Bogor," katanya.
Sedangkan rencana pengoperasi rute Jalur Tengah Trans-Pakuan mendapat kecaman dari sejumlah sopir angkot. Sopir angkot merasa keberadaan Trans-Pakuan di Jalur Tengah telah mengambil jatah para sopir angkot.
Selain itu, sopir menyayangkan penerapan rute baru tidak melalui proses musyawarah dengan pihak sopir yang menaungi rute tersebut.
Terkait kecaman sopir angkot tersebut, Tri menegaskan, pihaknya akan menjelaskan dalam sosialisasi tersebut bahwa keberadaan Trans-Pakuan tidak akan menghambat pengoperasian sopir angkot. (Ant/OL-2)
+ Back to Top