Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 23-02-2012

Demokrat Merasa Tersandera KPK

28 Januari 2012 21:19 WIB

JAKARTA--MICOM: Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Saan Mustopa mengakui saat Partai Demokrat berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Hal itu ditegaskannya dalam diskusi 'Demokrat Terguncang' di Jakarta, sabtu (28/1).

Saan melihat bahwa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tengah menyandera partainya tersebut. Dalam kasus megakorupsi Bank Century, Saan khawatir ada oknum yang ingin memperlambat kasus ini selesai padahal Demokrat sangat berkepentingan dalam menyelesaikan kasus ini.

Tidak hanya kasus Century, tudingan atas keterlibatan kader Demokrat juga disebut terlibat berbagai kasus korupsi seperti kasus wisma atlet dan Hambalang yang langsung menyeret Anas Ketua Umum Urbaningrum.

"Kalau memang KPK tidak menemukan bukti keterlibatan Demokrat dalam kasus-kasus yang ada, ya jangan dicari-cari lagi. Ya kalau memang ada persoalan langsung diputuskan saja jangan digantug-gantung seperti ini," pungkasnya.

Soal Wisma Atlet, Saan mengatakan pemberitaan yang terjadi belakangan ini selalu diasosiasikan seolah-olah hal itu didalangi oleh Demokrat sehingga partai seperti tersandera.

"Demokrat menyerahkan kasus ini ke KPK. Kami berharap agar KPK bisa secepatnya ambil keputusan apakah terkait atau tidak, Jangan sampai Demokrat dihakimi oleh opini yang menjadi kebenaran tapi tidak ada faktanya," pungkas Saan. (HZ/OL-04)





Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com