Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 23-02-2012

Unjuk Rasa Buruh Timbulkan Kerugian Ratusan Miliar Rupiah

28 Januari 2012 19:15 WIB

JAKARTA--MICOM: Unjuk rasa ribuan buruh di Cikarang, Jawa Barat kemarin menumbulkan kerugian besar bagi negara dan pengusaha. Nilai kerugian yang diderita para pengusaha mencapai ratusan miliar. Selain itu, negara juga dirugikan karena kehilangan potensi investasi asing sekitar US$100 juta.

Demikian diungkapkan Ketua Bidang Pengupahan dan Jaminan Sosial Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani. "Demo buruh telah berlangsung selama seminggu dan puncaknya pemblokiran tol Cikampek kemarin. Sejumlah pengusaha melapor mengalami kerugian diatas Rp100 miliar. Kerugian itu bisa makin besar karena belum semua pengusaha melaporkan," katanya saat dihubungi, Sabtu, (28/1).

Ia menjelaskan, pengusaha menderita kerugian dari beban overhead upah kerja buruh yang bolong karena aksi demo. Lalu kerugian didapat dari volume produksi yang tidak tercapai, sehingga perusahaan harus membayar upah ekstra para buruh (over time) untuk mencapai target produksi.

Karena produksi tidak tercapai, maka pesanan konsumen tidak terpenuhi. Perusahaan pun harus membayar klaim dari pelanggan, ongkos pengiriman tambahan, dan sebagainya.

"Aksi unjuk rasa buruh berdampak luas pada kerugian perusahaan. Namun kerugian terbesar tentu diderita negara. Karena negara akan kehilangan potensi investasi jutaan dolar dari perusahaan asing," katanya

Hariyadi menyebut hingga saat ini tercatat ada sekitar 10 perusahaan asing dari Jepang dan Korea berminat untuk berinvestasi ke Indonesia. Akan tetapi, mereka mengurungkan niatnya dan beralih ke negara lain karena melihat besarnya aksi demo buruh. (WR/OL-04)





Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com