Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 23-02-2012

PPP tidak akan Ubah Platform

28 Januari 2012 19:07 WIB

JAKARTA--MICOM: Partai Persatuan Pembangunan (PP) tidak akan mengikuti langkah PKS dan mengganti platform politiknya. Menurut Sekjen DPP PPP Romahurmuziy keberadaan partai berbasis Islam penting untuk mencegah radikalisasi agama.

"PPP telah mencanangkan diri sebagai rumah besar bai politik Islam dan hal ini akan diteguhkan lagi dalam Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) PPP di Pondok Pesanteran Lirboyo, Jawa Timur, Februari besok. Partai berbasis Islam harus ada dan besar di Indonesia sehingga bisa menjadi kanalisasi aspirasi masyarakat yang tidak didengar pemerintah. Ini untuk mencegah radikalisasi agama," katanya saat dihubungi, Sabtu (28/1).

Seperti diketahui, jelang pemilu PKS berubah haluan dan mendeklarasikan diri sebagai partai poros tengah dan terbuka. Sejumlah kalangan hal ini dilakukan untuk mendongkrak perolehan suara partai. Namun, menurut Romy, partai-partai berbasis agama justru sedang mengalami kebangkitan.

"Dalam dunia yang semakin tidak memiliki arah, hal-hal yang bersifat relijius dan transendental justru kian dibutuhkan. Kalau kita lihat di beberapa negara di Eropa, seperti Belanda dan Jerman, partai-partai berlandaskan agama justru bangkit. Hal yang sama juga terjadi di negara-negara Timur Tengah pascarevolusi. Saya optimistis di Indonesia partai berbasis agama juga akan bangkit lagi," katanya. (*/OL-04)





Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com