Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 17-05-2012

Vaclav Havel Sang Pembebas Eropa

Minggu, 18 Desember 2011 23:57 WIB

PRAHA--MICOM: Mantan Presiden Ceko Vaclav Havel yang meninggal dunia di usia 75 tahun, Minggu (18/12), dikenal sebagai pembebas Eropa karena keberaniannya menentang rezim komunis.

Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Swedia Carl Bildt melalui akun Twitter: "Vaclav merupakan salah satu orang besar di Eropa. Suara kebebasan dari dia telah membebaskan seluruh Eropa."

Perjuangan Vaclav yang dikenal pula sebagai dramawan, tidak mudah. Selama hampir dua dekade dia tidak boleh tampil di dunia seni yang ditekuninya. Sepanjang masa itu, Vaclav sering dipenjara.

Tetapi itu semua tidak menyurutkan niatnya, dengan lontaran manifesto agar pemerintah komunis mengakui hak asasi manusia. Dan puncak perjuangannya membuahkan hasil melalui Revolusi Velvet pada November 1989, gerakan damai yang melibatkan ratusan ribu warga negaranya.

Vaclav kemudian menjadi presiden. Dia tetap dikenang, karena keberaniannya mengundang Rolling Stones hadir di Kastil Praha, meminta Bill Clinton menjadi anggota klub Jazz Praha. Dia juga dikenal berteman dengan tokoh spriritual Tibet yang hidup di pengasingan, Dalai Lama.

Vaclav Havel sejak akhir 1990-an, terus bertarung dengan penyakit kanker paru-paru serta gangguan usus. Beberapa kali dia menjalani operasi. Dan dia akhirnya menghadap sang pencipta di usia 75 tahun. (Reuters/OL-2)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com