| Home | 09-02-2012 |
JAKARTA--MI: PT Krakatau Steel (KS) (persero) memperoleh pinjaman senilai US$30 juta dari HSBC Amanah. Pinjaman dalam berbasis syariah melalui fasilitas mudarabah ini akan dipakai untuk operasional perusahanaan (working expenditure).
"Itu pinjaman perpanjangan saja. Kami akan menggunakan untuk working expenditure," ujar Direktur Utama KS Fazwar Bujang di sela buka puasa Menteri BUMN dengan direksi BUMN di Jakarta, Kamis (2/9).
Pinjaman itu sudah didapat sejak 2007 ketika KS melakukan kerja sama transaksi sindikasi mudarabah pertama kalinya sebesar US$50 juta. Menurut Direktur Keuangan KS Sukandar, pinjaman ini akan digunakan untuk pengadaan bahan baku.
"Penggunaan fasilitas pembiayaan syariah merupakan bagian dari strategi kami dalam mendiversifikasi sumber pendanaan, sehingga tidak hanya berasal dari sumber konvesional," katanya.
Head of Global Banking HSBC Indonesia Rajeev Babel dalam siaran pers perseroan menyatakan pendanaan ini sepenuhnya didanai oleh HSBC untuk mendukung pengadaan bahan baku bagi proses produksi KS.
"Kami merasa bangga dapat menjalin pembiayaan berbasis syariah ini dengan KS. Transaksi ini juga menjadi salah satu transaksi yang penting dijalankan setelah adanya perubahan dalam UU PPN yang menghilangkan pajak ganda bagi transaksi murabah," ujar Rajeev. (Jaz/OL-5)
+ Back to Top