Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 09-02-2012

Rekind Bangun Ammonium Nitrate Prill Plant Terbesar di Dunia

Kamis, 02 September 2010 20:10 WIB

JAKARTA--MI: PT Rekayasa Industri (Rekind) makin mengukuhkan sebagai pemain global dengan menyelesaikan proyek di luar negeri yaitu Proyek Brunei Methanol. Pabrik yang dimiliki oleh Brunei Methanol Company Sdn Bhd ini menghasilkan metanol cair.

Memasuki usia ke-29, badan usaha milik negara (BUMN) tersebut dipercayai menangani berbagai proyek di dalam dan luar negeri. Dalam rilis yang diterima Media Indonenesia, Kamis (2/9), Project Manager Gito Waluyo menyatakan, saat ini PT Rekind tengah membangun beberapa proyek seperti pembangunan PLTP Ulubelu milik PT PLN (Persero) dan pembangunan power plant Semen Tonasa.

Pembangunan fasilitas Semen Tonasa itu nantinya akan memposisikan kembali Rekind sebagai pemain utama dalam pembangunan infrastruktur semen di tanah air. "Rekind juga sedang melaksanakan pembangunan proyek Ammonium Nitrate Prill Plant yang dimiliki oleh PT Kaltim Nitrate Indonesia (KNI) yang sahamnya dimiliki oleh perusahaan Australia yaitu Orica Ltd. Melalui proyek ini, semoga nantinya akan membuka pintu bagi Rekind di pasar EPC Australia," ujar Gito.

Dalam proyek ini, ungkap Gito, PT Rekind menggunakan teknologi lisensi UHDE Germany dengan penggunaan tingkat local content +/- 45 % dari total nilai proyek dan dapat menyerap hingga +/- 1.000 karyawan. Proyek yang berlokasi di Bontang, Kalimantan Timur, ini dijadwalkan selesai pada 2011.

Jumlah kebutuhan Ammonium Nitrate Prill (ANP) per tahun dalam negeri saat ini mencapai 300.000 – 350.000 ton / tahun dan diprediksi akan meningkat di tahun-tahun mendatang. Jumlah produksi ANP dalam negeri tidak mencukupi permintaan tersebut. (Faw/OL-5)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com