Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 09-02-2012
Kontroversi Pembangunan Masjid di Dekat WTC

Warga Muslim Juga Bagian dari Amerika

Kamis, 02 September 2010 17:56 WIB

NEW YORK--MI: Kelompok Muslim di New York pada Rabu (1/9) menyatakan bahwa mereka juga merupakan warga Amerika meski tengah diserang atas rencana pembangunan masjid dan pusat kegiatan Islam di dekat WTC.

Para pemimpin dari 55 masjid dan organisasi Islam di New York berkumpul di balai kota New York mengambil langkah bersama menghadapi penentangan pembangunan Islamic center senilai US$100 juta yang akan didirikan dua blok dari lokasi tempat "Twin Towers" dihancurkan pada 11 September 2001.

Sebuah jajak pendapat dari Qunnipiac University menunjukkan 71 persen warga kota New York menyatakan bahwa pembangunan fasilitias itu harus berada jauh dari situs yang dikenal sebagai Ground Zero, tempat 2.752 orang tewas.

Politisi partai Republik berharap mengambil alih kontrol Kongres dari Partai Demokrat pada 2 November merujuk kepada hasil survei lain yang juga menunjukkan bahwa mayoritas penduduk Amerika menentang pembangunan masjid di dekat area yang disakralkan itu.

Dengan para pendukung kebijakan pembangunan masjid dari partai Demokrat yang kini menjadi lebih hati-hati dalam menghadapi jajak pendapat yang sama, pada Rabu warga Muslim New York menggelar aksi untuk membela diri.

Sejumlah tokoh Demokrat, termasuk pemimpin mayoritas Senat Harry Reid juga telah bergabung untuk menentang rencana pembangunan di dekat Ground Zero itu.

"Kami bukan orang asing di negara ini dan negara ini pun tak asing bagi kami, tapi sebaliknya kami memiliki sejarah panjang dan warisan umat Islam di negara ini," kata Direktur Eksekutif Dewan Pimpinan Islam New York, Zaheer Uddin.

Salah satu dari imam mengatakan bahwa 300 Muslim tewas dalam serangan itu dan ada relawan Muslim di antara polisi dan petugas kebakaran yang menolong korban, juga ulama yang membantu para korban setelah serangan bunuh diri oleh pembajak Al Qaida sembilan tahun silam. (Ant/OL-9)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com