Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 07-02-2012

Saudi akan Upayakan Lapangan Kerja Lebih Banyak untuk Warga Sendiri

Selasa, 31 Agustus 2010 08:32 WIB

RIYADH--MI: Untuk mengatasi pengangguran yang mencapai 10,5% tahun lalu, Menteri dalam Negeri Arab Saudi mendesak kementerian-kementerian dan perusahaan swasta untuk mencari pekerjaan bagi warga negara kerajaan kaya minyak itu.

"Tidak mungkin Kerajaan Arab Saudi atau di seluruh negara di dunia, bahwa pemerintah mempekerjakan semua orang muda, tetapi pekerjaan dalam sektor pemerintah atau swasta harus diduduki oleh warga negara," kata Mendagri Pangeran Nayef bin Abdul-Aziz, seorang anggota berpengaruh dari keluarga kerajaan usai pertemuan gubernur regional, seperti dilaporkan kanntor berita SPA, Senin.

"Instansi pemerintah harus berkoordinasi ... mencari pekerjaan untuk lulusan ini. Sektor swasta juga harus mempekerjakan kaum muda dan ini adalah apa yang saya telah bicarakan dengan sejumlah kamar dagang," kata Nayef, yang juga adalah wakil perdana menteri kedua.

Dia membuat komentar setelah sekitar 200 lulusan universitas Saudi melakukan protes di ibukota di Riyadh akhir pekan, menuntut negara Teluk Arab memberi mereka pekerjaan, kata wartawan Saudi. Meski kaya sumber minyak, Arab Saudi berjuang untuk mencari pekerjaan bagi warga negaranya.

Hal ini dikarenakan sistem pendidikan ketinggalan jaman yang berfokus lebih pada agama dari pada kemampuan yang dibutuhkan untuk mendiversifikasi ekonomi berbasis minyak yang terbebani oleh membengkaknya sektor publik.

Pengangguran kerajaan mencapai 10,5% tahun lalu, menurut data resmi, dan menciptakan lapangan kerja untuk penduduk pribumi
lebih dari 18 juta adalah salah satu tantangan yang terbesar yang dihadapi kepemimpinan negara itu.

Dengan jumlah penduduk resmi 27,1 juta, Arab Saudi menawarkan manfaat sosial kepada warganya. Tetapi dana sosial ini masih di bawah dana serupa yang diberikan oleh produsen minyak Teluk Arab lainnya, seperti Kuwait dan Qatar, yang memiliki populasi jauh lebih kecil.

Banyak warga Saudi terpaksa bekerja sebagai pengemudi taksi, penjaga keamanan swasta atau pekerjaan bergaji rendah lainnya untuk memenuhi kebutuhan. (Ant/OL-3)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com