Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 09-02-2012

Dinosaurus Punah setelah Dua Kali Dihajar Meteorit

Selasa, 31 Agustus 2010 06:41 WIB
Foto : BBC/pj

STUDI terbaru menunjukkan kehidupan dinosaurus yang musnah 65 juta tahun yang lalu setidaknya disebabkan oleh gebukan dua meteorit. Selama ini, ilmuwan menganggap tumbukan meteorit tunggal yang menghancurkan mereka.

Sebelumnya, para ilmuwan telah mengidentifikasi kawah besar di Teluk Meksiko sebagai peristiwa kehancuran bagi dinosaurus. Sekarang bukti kedua di Ukraina telah ditemukan. Ini menimbulkan kemungkinan bahwa Bumi mungkin telah dibombardir lagi oleh meteorit.

Penemuan baru ini diterbitkan dalam jurnal Geologi oleh Profesor David Jolley dari Universitas Aberdeen.

Ketika pertama kali diusulkan pada 1980, gagasan bahwa dampak meteorit telah membunuh dinosaurus masih sangat kontroversial. Lantas, penemuan Kawah Chicxulub di Teluk Meksiko, Amerika Serikat, dianggap sebagai tembakan yang membenarkan teori tersebut.

Penemuan kedua kawah tersebut menunjukkan bahwa dinosaurus punah didorong oleh dua kali tumbukan meteorit, bukan serangan tunggal.

Kawah Boltysh di Ukraina pertama kali dilaporkan pada 2002. Namun, sampai sekarang tidak jelas waktu terjadinya terkaitan dengan Kawah Chicxulub.

Dalam penelitian itu, para ilmuwan meneliti serbuk sari dan spora dari fosil tanaman di lapisan lumpur yang mengisi kawah. Mereka menemukan, setelah tumbukan itu, pakis cepat memenuhi lanskap.

Pakis memiliki kemampuan luar biasa untuk bangkit kembali setelah bencana. Lapisan penuh spora pakis yang dianggap sebagai petunjuk yang baik dari dampak peristiwa masa lalu.

Namun, ada penemuan tak terduga di situ. Mereka menemukan lapisan pakis kedua dalam lapisan satu meter di atas yang pertama. Ini menunjukkan peristiwa dampak tumbukan sebelumnya.

Profesor Simon Kelley dari Open University, seorang penulis lain dalam studi tersebut, mengatakan, "Kami menafsirkan ini sebagai lapisan kedua setelah dampak Kawah Chicxulub."
Ini menunjukkan bahwa Kawah Boltysh dan Chicxulub tidak terjadi pada waktu yang sama. Mereka terpisah ribuan tahun dilihat dari lapisan dua pakis tersebut. (*/BBC/OL-5)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com