Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 04-02-2012

Obama Bosan dengan Blackberry

Minggu, 01 Agustus 2010 10:58 WIB
Foto : REUTERS/Larry Downing/rj

WASHINGTON--MI: Sebelum menjadi presiden Amerika, Barack Obama berjuang keras untuk mempertahankan BlackBerry-nya, tapi sekarang--karena hanya 10 orang yang diberi izin mengirim e-mail ke peralatan supercanggih itu-- orang nomor satu di Amerika tersebut, mengaku alat itu tidak lagi menyenangkan.

Obama juga memperlihatkan pengetahuan kebudayaan popnya. Dia menjadi presiden pertama Amerika yang tampil di acara tayang bincang televisi siang hari, saat dia meningkatkan acara gaya kampanye sebelum pemungutan suara kongres pada November.

Presiden negara Paman Sam itu mengatakan hanya 10 orang memiliki alamat BlackBerry yang dulu dia gunakan, dan percakapan tersebut agak canggung sebab semua pesan tampaknya akan diarsipkan bersama dengan semua dokumen lain Gedung Putih.

"Aku harus mengaku, itu tak menyenangkan sebab mereka kira itu barangkali akan jadi sasaran peraturan rekaman presiden, jadi tak seorang pun mau mengirimi aku bahan yang benar-benar menyenangkan," kata Obama dalam acara ABC The View, pekan ini.

"Semua sangat resmi. "Bapak Presiden, Anda akan menghadiri pertemuan, dan kami ingin memberi penjelasan kepada Anda"," kata Presiden AS tersebut menirukan isi email di blackberrynya .

Namun Obama gembira saat mengungkapkan isi iPodnya, yang merontokkan penghalang musik, termasuk Jay-Z, Frank Sinatra dan legenda opera Maria Callas.

Presiden Amerika itu mengatakan ia tak mempunyai lagu fenomena remaja Justin Bieber, tapi pernah satu kali bertemu dengan penyanyi baru gede tersebut ketika Justin tampil di Gedung Putih. "Dia anak muda yang menyenangkan!"

Meskipun begitu, Obama mengaku dia tak pernah mendengar nama "Snooki", bintang tayangan realiti populer MTV "Jersey Shore".

Beberapa komentator telah mempertanyakan apa kewibawaan seorang presiden diajukan pertanyaan pertunjukan yang tak resmi semacam itu. Namun dari Bill Clinton dan selanjutnya, para calon dan presiden AS telah mengupayakan penampilan semacam itu di tayangan yang ringan, tempat mereka dapat menyampaikan pertanyaan mengenai softball dan menjangkau pemirsa secara biasa di luar lingkaran politik.

Para politikus juga menyadari bahwa pemilih seringkali ingin melakukan hubungan pribadi dengan para pemimpin mereka.

Itu mungkin secara khusus dapat diterapkan pada Obama, karena banyak jajak pendapat telah memperlihatkan bahwa presiden itu lebih populer dibandingkan sebagian politikus dalam negerinya --kenyataan yang mungkin membantu, jika dia ingin terpilih kembali pada 2012.

The View adalah tayangan meja bundar yang disajikan oleh wartawan kawakan Barbara Walters, aktris dan komedian Whoopi Goldberg dan beberapa pembawa acara lain. Tayangan tersebut memiliki pengikut di kalangan perempuan, yang merupakan blok penting pemberi suara.

Obama, yang berkelakar bahwa dia memilih tayangan itu sebab istrinya Michelle menontonnya, gembira dapat berbicara mengenai keluarganya dan putrinya, sebelum menyampaikan masalah yang lebih berisi, termasuk perang Afghanistan dan pengangguran. (Ant/OL-3)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com