| Home | 04-02-2012 |
PAINAN--MI: Kelompok bisnis Bimantara Citra menanamkan modal miliaran rupiah menggarap kawasan Laut Mandeh, pesisir barat Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatra Barat, dengan usaha budi daya ikan kerapu kualitas ekspor dengan pola jaring apung.
"Jenis ikan yang dibudidayakan adalah kerapu mutu ekspor dengan tujuan pasar Hongkong," kata Bupati Pesisir Selatan, Nasrul Abit, seusai menabur benih ikan kerapu, di Nagari Mandeh, Kecamatan Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan, sekitar 50 km dari Kota Padang, Sabtu (31/7).
Dua jenis benih ikan kerapu yakni kerapu macan sebanyak 8.000 ekor dan kerapu bebek 9.000 ekor, ditabur pada 54 jaring apung milik kelompok Bimantara itu. Laut Mandeh yang dikenal memiliki arus tenang, cocok bagi usaha budidaya berupa jaring apung.
"Masih cukup luas lahan (kawasan laut) untuk digarap investor ke depannya," katanya. Kegiatan budi daya yang dilakukan investor ini dapat juga dijadikan proyek percontohan yang ke depannya dapat dicontoh nelayan setempat.
Ia berharap warga yang ada di kawasan pantai membantu pengembangan usaha ini, sekaligus memberkan peluang dan kenyamanan bagi investor menanamkan modalnya di sini. "Investor lain silakan masuk ke Pesisir Selatan. Pemerintah kabupaten setempat menyambutnya dan memberi kemudahan terkait proses perizinannya," katanya.
Secara terpisah, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatra Barat Yosmeri mengatakan, terdapat setidaknya delapan lokasi kawasan laut lainnya di Kabupaten Pesisir Selatan cocok bagi usaha budi daya ikan dengan pola jaring apung itu. Lokasi itu masih terbuka untuk digarap kalangan investor bahkan juga nelayan setempat.
Terkait kehadiran investor Bimantara Citra, ke depannya terbuka kemungkinan menjadi perusahaan inti dan mengikutisertakan nelayan setempatnya sebagai plasma. "Kami juga berharap perusahaan ini dapat membantu memasarkan produksi ikan sejenis dengan ukuran tertentu dan menampung dengan harga jual sesuai harga di pasaran ekspor nantinya," katanya. (Ant/OL-5)
+ Back to Top