Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 03-09-2010

Revitalisasi Mesin Tekstil Baru Capai 10 Persen

Rabu, 10 Maret 2010 21:55 WIB
Foto : ANTARA/I.Citra Senjay

JAKARTA--MI: Investasi peremajaan mesin tekstil hingga saat ini baru mencapai Rp5 triliun atau 10% dari total industri.

Demikian disampaikan oleh Ketua Asosiasi Pertekstilan Indonesia (API) Ade Sudradjad, di Jakarta, Rabu (10/3).

Ade menjelaskan, salah satu yang menjadi ganjalan utama dalam restrukturisasi mesin tersebut adalah minimnya pasokan energi. "Baru sebesar 10% dari total industri. Saat ini energi, seperti gas, listrik, dan batu bara masih menjadi hambatan," ujarnya.

Restrukturisasi mesin tersebut sebenarnya telah mulai digalakkan sejak tahun 2007 lalu. Namun hingga saat ini baru sekitar 190 perusahaan tekstil yang telah melakukannya, dari 2.000 perusahaan tekstil yang ada di Indonesia.  "Masih sangat sedikit," ujarnya.

Terkait ekspor, Ade optimistis nilai ekspor tekstil akan mengalami kenaikan tahun ini seiring dengan membaiknya ekonomi pasca krisis ekonomi global.  "Perkiraan saya ekspor tekstil bisa kembali ke pencapaian tahun 2008," ungkapnya.

Tahun 2008, nilai ekspor tekstil sebesar US$10,3 miliar. Sedangkan tahun 2009 sebesar US$9,5 miliar atau merosot 7,7% ketimbang tahun 2008.

Sedangkan untuk pasar domestic, Ade mengatakan akan terjadi kemerosotan pangsa pasar akibat impelentasi ASEAN China Free Trade Agreement (ACFTA) hingga 10%-20%. Penurunan tersebut diakibatkan oleh masuknya produk tekstil impor. Tahun 2009, penjualan tekstil untuk pasar domestik sebesar Rp50 triliun.

Nilai tersebut turun sekitar 40%  dibanding penjualan tekstil tahun 2008  yaitu sekitar Rp70 triliun. Jika tahun ini penjualan tekstil domestik menyusut 10%-20%, artinya tahun ini pasar domestik akan tergerus sekitar Rp5 triliun-Rp10 triliun.

Selain pasar yang tergerus, Ade juga memprediksi daya beli masyarakat untuk produk tekstil akan terjadi penurunan. "Masuknya tekstil-tekstil impor itu yang menggerus pasar. Ditambah lagi tahun ini daya beli masyarakat untuk produk tekstil perkiraan saya akan melambat," katanya. (DU/OL-03)

Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2010 MediaIndonesia.com