| Home | 16-05-2012 |
KARENA tak bisa memasuki area Istana Negara, puluhan peserta aksi rally Barisan Perempuan Indonesia (BPI) membuat miniatur Istana Negara vesi mereka sendiri dan digeletakkan di depan gerbang Monas.
Dengan berbaris mengelilingi 'istana merdeka', para peserta aksi menggelar upacara 'harum namanya' lalu bersama-sama menyanyikan lagu Genjer-Genjer.
Miniatur istana dengan ukuran 1x1 meter berbentuk kubus itu ditempeli foto Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan Ani Yudhoyono, tak lupa lambang burung garuda Indonesia di atasnya. Di kubus itu, tertulis berbagai data mengenai nasib tragis kaum perempuan baik di desa dan kota. Misalkan tulisan harapan target MDGs yang cenderung baik di 2015. Yakni pengurangan angka kemiskinan, angka kematian ibu, pengurangan penderita AIDS, dan pengurangan emisi rumah gas kaca. Sembari bernyanyi dan bergandengan tangan, para peserta aksi memutari miniatur istama searah jarum jam.
Mereka mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersama-sama memedulikan nasib perempuan yang masih saja terpuruk hingga kini. "Hidup perempuan Indonesia!," kata yang mereka teriakkan di sepanjang aksi ini. (Pri/OL-06)
+ Back to Top