Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 16-05-2012

Back to Media Otomotif

Teknologi Semi Otonomous SARTRE Sukses Diuji

Kamis, 26 Januari 2012 08:08 WIB
Foto : autoblog

PENGEMBANGAN  program SARTRE (Safe Road Trains for the Environment) telah menciptakan tonggak sejarahnya. Sistem yang meningkatkan kenyamanan dan keamanan lalu lintas secara signifikan ini kini telah berfungsi secara penuh.

Menggunakan Volvo S60 yang dilengkapi peralatan khusus plus truk besar sebagai pemimpin, para peneliti yang didanai oleh Komisi Eropa berhasil menciptakan iring-iringan kendaraan yang memungkinkan pengendara di sedan duduk di belakang dan menikmati perjalanan tanpa menyentuh kemudi.

Teknologi ini memungkinkan sebuah kendaraan bahkan lebih dapat berjalan secara beriringan secara otomatis mengikuti kendaraan terdepan sebagai pemandu. Sistem ini telah berhasil melewati uji coba yang dilakukan lewat sebuah simulasi jalan raya secara nyata di proving ground Volvo dekat Gothenburg, Swedia setahun lalu.

Volvo mengumumkan bahwa program SARTRE saat ini dalam tahap akhir pengujian dengan menambahkan beberapa kendaraan dalam proses konvoi mobil-mobil otonomous yang beriringan dalam satu lajur mengikuti kendaraan pemandu di posisi paling depan.

Memanfaatkan kombinasi kamera dan sensor berbasis radar, sejumlah kendaraan dalam iring-iringan dapat menjelajah hingga pada kecepatan 88 km/jam sambil menjaga jarak aman 6 meter satu dengan lainnya

Kendaraan-kendaraan yang tergabung dalam iring-iringan dipandu oleh seorang pengemudi profesional yang mengendalikan truk pemandu di posisi terdepan. Tiap kendaraan secara otomatis dan berkesinambungan memonitor jarak, kecepatan serta arahnya menyesuaikan kendaran di depan kemudian menjaga agar tetap berada dalam jalur teratur seperti rangkaian gerbong kereta.

Dengan kata lain, Kendaraan secara otomatis akan berjalan sendiri sambil mengatur pengereman, akselerasi, hingga berbelok, sementara pengemudinya bisa membaca koran atau mengerjakan tugas dengan laptop misalnya.

Setiap saat anggota rombongan bisa saja keluar dari barisan, saat pengemudinya mengambil alih kendali kendaraan yang ditungganginya.

Pengujian yang dilakukan setahun lalu di Swedia menunjukkan keberhasilan, ketika satu unit mobil mengikuti kendaraan pemimpin yang dalam uji coba itu menggunakan sebuah truk (Volvo's automated Safety Truck).

Akhir tahun ini tim SARTRE berharap bisa menjalankan enam kendaraan dalam iring-iringan yang  sangat berpotensi mengurangi konsumsi bahan bakar, kemacetan dan secara otomatis dapat menekan faktor kesalahan pengemudi di masa yang akan datang.

"Seorang pengemudi profesional dan terlatih yang memimpin iring-iringan kendaraan merupakan faktor penting untuk memastikan keselamatan dalam proyek tersebut," ujar Erik Nordin di bagian Teknologi Volvo.

Untuk mendukung kendaraan pemandu, teknologi seperti peringatan pengemudi, peringatan tabrakan depan, ESP (Electronic Stability Programme) dan Adaptive Cruise Control telah diintegrasikan ke dalam kendaraan pemandu.

Menurut tim SARTRE, jika sistem ini diimplementasikan, mereka yakin bahwa penghapusan faktor manusia akan mengurangi kecelakaan yang disebabkan oleh kelalaian pengemudi, meningkatkan efisiensi bahan bakar dan mengurangi emisi gas buang hingga 20% serta mengurangi kemacetan lalu lintas.

Penerimaan masyarakat terhadap teknologi ini serta kebijakan pemerintah dalam mengubah undang-undang dan peraturan jalan raya sepertinya akan menjadi hambatan yang paling besar dibanding teknologi itu sendiri ketika sistem ini akan diimplementasikan di dunia nyata.

Jadi, kalau ingin mengetahui soal kapan teknologi ini bisa dituangkan di dunia nyata, itu tergantung para produsen mobil, pemerintah dan kita semua yang memutuskan.

Proyek SARTRE merupakan bagian yang didanai oleh Komisi Eropa dan dipimpin oleh Ricardo UK Ltd (Inggris) bekerjasama dengan Idiada, Robotiker-Tecnalia dari Spanyol, Institut fur Kraftfahrwesen Aachen (IKA) dari Jerman, SP Technical Research Institute Sweden, Volvo Car Corporation dan Volvo Technology dari Swedia. (OL-07)



Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com