| Home | 16-05-2012 |
KAWASAN Gereja dan Sekolah Theresia di Menteng Jakarta Pusat bukan cuma ngetop dengan Mie Ayam Asun yang merajalela di siang hari. Di malam hari, ketika langit Jakarta mulai teduh, ganti Mie Ayam Bloon yang diserbu para penggemarnya. Kebanyakan para pekerja kantor yang mengisi perut sembari menghindari macet.
Mienya nyaris tak istimewa, teksturnya tak jauh beda dengan sajian serupa yang dijajakan abang-abang penjual mie ayam di gerobak pinggir jalan lainnya.
Rasa yang ditawarkan, mi ayam standar serta mie yamin yang didominasi kecap. Mungkin cuma itu pembedanya, karena rasanya juga terbilang bersahaja, nyaris standar.
Mienya memang tak dibuat khsusus. Baksonya pun rasanya identik dengan gerobak bakso yang berjualan di depan Ramayana Departemen Store di Jalan Sabang Jakarta Pusat. Kami pernah menelusuri, bakso yang dipakai, buatan pabrik yang memang rasanya terbilang lumayan, cukup renyah namun dengan rasa daging yang terjaga kegurihannya.
Namun, tempat duduk nyaris tak pernah sepi. Bisa jadi suasana tempat makan pinggir jalan dengan pemandangan yang eksotis, karena dikepung rumah-rumah dan gedung-gedung tinggi membuat mie ayam ini tetap digemari. Bonus lainnya, pangsit goreng nan renyah, disajikan di piring kecil tersendiri dan bisa direfill. (zat/X-12)
+ Back to Top