| Home | 16-05-2012 |
MAKANAN khas Jakarta
dikenal memiliki rasa yang
gurih dan cukup menarik
sebagai teman minum teh.
Makanan-makanan itu adalah :
1. Kerak Telor
Penganan yang satu ini identik dengan
Pekan Raya Jakarta (PRJ). Sebab, kerak telor
selalu dijumpai setiap kali PRJ digelar. Saat
ini, kerak telor menjadi makanan langka.
Meski merupakan penganan khas Betawi,
penjualnya justru kebanyakan berasal dari
Sunda, Jawa Barat.
Kerak telor memiliki rasa yang gurih.
Rasa gurih itu datang dari bahan-bahan
yang digunakan di dalamnya, yaitu beras
ketan putih, telur ayam atau bebek, udang
yang digoreng kering, bawang merah
goreng, kelapa sangrai, cabai merah, kencur,
jahe, merica, garam, dan gula pasir. Rasa
gurih pada kerak telor bersumber dari
campuran udang, bawang merah, kelapa
sangrai, cabai merah, kencur, jahe, merica,
dan gula pasir.
2. Kembang Goyang
Sama seperti kerak telur, camilan khas
Betawi ini juga sudah mulai jarang ditemui.
Padahal rasanya yang gurih cukup menarik
untuk dijadikan sebagai teman minum teh.
Tidak percaya? Coba cari snack tersebut
di pasar, lalu jadikan teman minum teh.
Apabila tidak menemukan penjualnya,
Anda dapat membuat sendiri. Siapkan
tepung beras, gula, telur, santan, minyak
goreng, dan cetakan kembang goyang.
Kocok telur dan gula hingga lembut.
Masukkan tepung dan santan. Adukaduk
hingga tercampur dan adonan licin.
Lalu, panaskan minyak di wajan. Celupkan
cetakan kembang goyang ke minyak panas
hingga panas. Celupkan cetakan ke adonan.
Celup lagi cetakan ke minyak panas. Setelah
itu goyang-goyangkan hingga adonan lepas.
3. Roti Buaya
Pembuatan roti berbentuk buaya
sebenarnya terinspirasi dari kebiasaan
buaya yang hanya menikah sekali sepanjang
hidupnya. Nah, berangkat dari situ, roti
buaya dijadikan sebagai simbol kesetiaan
pasangan yang telah menikah. Oleh karena
itu, tidak mengherankan jika roti buaya
selalu hadir di setiap acara pernikahan adat
Betawi.
Sekarang, mencari roti buaya terbilang
sulit. Tidak semua toko roti menjualnya.
Jika ingin membeli roti buaya, orang juga
biasanya harus memesannya terlebih
dahulu. Padahal membuat roti buaya
tidaklah sulit. Bahan-bahannya yang terdiri
dari terigu, gula pasir, margarin, garam,
ragi, susu bubuk, telur, dan pewarna mudah
diperoleh. Hanya, membentuk adonan
hingga menyerupai buaya memerlukan
kesabaran bagi yang tidak terbiasa
membuatnya.
4. Kue Rangi
Kue khas Betawi itu kini jarang ditemui.
Meski demikian, beberapa resto mulai
menawarkan kembali hidangan tersebut.
Kue rangi atau biasa disebut sagu rangi
terbuat dari tepung kanji dicampur
dengan kelapa yang diparut kasar.
Dahulu, orang memanggang kue rangi
dengan memanfaatkan api yang berasal
dari kayu bakar atau arang. Alhasil,
kue tersebut menjadi lebih wangi. Jika
ingin mencicipinya, Anda juga dapat
membuatnya sendiri.
Bahan-bahannya adalah kelapa setengah
tua, ampas kelapa, tepung sagu aren, garam,
dan gula merah. Cara membuatnya, campur
kelapa parut, ampas kelapa, tepung sagu,
dan garam. Aduk hingga rata. Panaskan
wajan, taruh 1-2 sendok makan adonan.
Ratakan hingga tipis. Lalu masak sampai
kering dan matang. Setelah itu, taburi
permukaannya dengan gula merah, lipat
dua, dan angkat jika sudah garing. (S-1)
+ Back to Top