Ukuran Font : Perkecil | Perbesar
Home 16-05-2012

Back to Media Kuliner

Seni Reservasi

Minggu, 31 Januari 2010 00:07 WIB
Foto : MI/Lintang

BANYAK orang beranggapan, reservasi tempat di restoran perkara sepele. Cukup telepon restoran favorit, tinggal datang, makan, lalu pulang. Namun, urusan ini ternyata bisa merusak acara Anda.
 
Makan malam spesial bersama keluarga, kekasih, atau sahabat di hari libur atau jam makan, tentu membutuhkan reservasi agar tempat bisa tersedia. Biasanya calon pengunjung terlebih dahulu menelepon restoran.

Agar tak kecewa saat tiba, Anda sebaiknya menyampaikan dengan jelas apa yang dipesan, jumlah orang, area smoking dan non smoking, dan acara apa yang akan diadakan. Tak ketinggalan, menanyakan nama staf yang menerima reservasi Anda.

"Kadang ada tamu datang, kemudian komplain tentang tempat. Ketika ditanya staf mana yang mengangkat telepon, tamu tidak tahu. Itu menyulitkan kami untuk mengkroscek," ujar Tito Andhika, General Manager The Apartement Restaurant, Kuningan, Jakarta.

Saat menuju tempat lokasi, juga usahakan datang tepat waktu. Tiap restoran memiliki batas waktu tertentu. Saat suasana ramai, biasanya pihak restoran akan mencabut reservasi 15 menit setelah appointed time. Kalau terlambat, ada baiknya untuk menelpon kembali. "Maksimal dua kali penguluran waktu, kalau lebih, terpaksa kami cabut," kata Tito.

Pemabatalan reservasi, kata Tito, kerap menjadi perkara.  "Ironisnya jarang yang menelepon kembali untuk melakukan pembatalan. Kalau pada jam ramai, tentu merugikan, karena jika ada pengunjung lain, terpaksa kami tolak," lanjut Tito.

Tak sedikit juga orang melakukan reservasi di beberapa restoran sekaligus pada jam sama hanya karena alasan sederhana, bingung memutuskan pilihan restoran.  "Berlaku seenaknya saat reservasi, tak hanya merugikan pihak restoran. Tapi, juga bisa merugikan diri sendiri. Anda juga bisa di blacklist, sehingga tak bisa reservasi lagi. Maka itu, ketahuilah cara mainnya, sehingga makan jadi nyaman," kata Tito.(M-5)


Powered by: + Back to Top

FEATURES:

Profil Perusahaan

Sejarah Singkat

© 2012 MediaIndonesia.com